Putih abu-abu . . .
Terlintas jelas dibenakku
Tak yakin dengan apa yang terjadi
Kiniku mengenakannya
Gambaran-gambaran lucu mulai berputaran
Mengulang kembali masa laluku
Seragam usangku terbang melayang
Seolah pergi tak mungkin kembali
Memori ingatanku semakin tajam
Betapa bodohnya diri ini
Membuang waktu dan tak pernah menghargainya
Inginku memutar waktu
Dengan dimensi yang ku buat
Menggunakan mesin waktuku
Menjadikan diri ini sang tokoh utama
Yang bisa menjadi petarung sejati
Penyesalan bukan jalannya
Bengkel belajar adalah pilihanku
Ku memang belum dewasa
Tak mampu tuk mandiri
Berdiri kokoh menatap langit
Mengarungi derasnya hidup
Berpikir bijak selayaknya seorang dewasa
Tapi aku yakin . . .
Jika diri ini bisa menjadi lebih baik
Kan ku raih mimpiku sendiri
Dengan cara yang ku miliki
Sekarang adalah waktuku
Kan ku rubah semuanya
Membuka lembaran baru
Tuk menjadi lebih berarti


Post a Comment