
21 Juli . . .
Dua kata yang tak pernah lupa di benakku
Hari ini usiaku bertambah
Ingin rasanya semua hal positif beralih
untukku
Sanak saudara dan kawan-kawan tercintaku
Mengucapkan hari special itu padaku
Memanjatkan doa untukku
Ku ingin semuanya tercapai
Terpenting ku bisa membahagiakan orang
disekitarku
Bunga-bunga seakan bertebaran ke arahku
Kan ku buka lebar sayap indahku
Tuk kepakkan di langit ke tujuh
Terbang dan membawa orang-orang yang
menyayangiku
Mengungkapkan betapa besar rasa
terimakasihku untuk mereka
Rasa sedihku kian terbendung
Melupakan akan penyesalan hari kemarin
Walau diri ini tak bisa menyambut hari awal
Bulan Ramadhan
Terimakasih Tuhan, Engkau telah limpahkan
kebahagiaan ini
Bertemu kembali bersama Bulan Nan Suci
Tepat di hari ulang tahunku
Sungguh mulia dirimu Ya Allah
Hadirnya semua ini membuatku teringat
selalu pada-Mu
Pagi ini . . .
Suatu kejadian yang tak pernah ku sangka
Dirimu hadir kembali dan mengejutkanku
Walau hanya sapaan sejenak
Menghangatkan sang mentari
Ku kira kau telah lupa
Namun, ini rahasia Tuhan
Terimakasih telah mengucapkan hari special ini
Meski indah di benakku
Tetap tersirat rasa sedih yang terpendam
Mengingatkanku akan indahnya cerita lalu
Ku yakin waktu akan membantu
Terus berputar tuk meninggalkan
Kan terus ku coba tuk bisa melupakan
Membuka lembaran baru tuk hari esok
Mungkin ini wajar untukmu
Datang sejenak tuk menyapa
Namun ini, suatu hal yang membahagiakan
Ku harap jangan ada lagi dirimu
Jika itu hanya menyakitkan untukku
Membuatku sulit untuk menutup lembaran lalu
Meninggalkan tinta-tinta indah itu
Kan ku jadikan ini sebagai guru pengalaman
di hari ulang tahunku

Post a Comment